Wali Kota Semarang Siapkan Robot Penerima Tamu di Kantornya


 


Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi terus mengupayakan pengaplikasian sistem robotik dalam berbagai urusan. Hal itu, kata Hendrar masuk dalam slot online terpercaya salah satu program pengembangan Semarang Smart City tahun 2021 sampai 2026.

Menggandeng Universitas Diponegoro dalam merealisasikan project robot itu, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut sebelumnya telah memulai dengan merintis robot dengan model denok kenang.

Yang terbaru, project pengembangan sistem robot di Kota Semarang itu disiapkan untuk dapat menjadi greeter atau penerima judi slot online tamu di kantor Wali Kota Semarang. Robot tersebut dapat berjalan untuk menghampiri tamu yang datang, serta menunjukkan berbagai pilihan keperluan masyarakat yang datang di area Balaikota Semarang.

Adapun wujud dari robot tersebut pun telah mulai jadi beberapa waktu lalu seperti yang terihat pada unggahan akun Instagram milik Hendi di @HendrarPrihadi. Dirinya pun secara langsung ikut melakukan uji coba fungsi kemampuan robot yang memiliki warna kombinasi merah putih tersebut.

BACA JUGA : 

Bantu Tenaga Medis, Robot Grace Siap Rawat Pasien Covid-19



ak hanya dapat memandu keperluan tamu yang datang ke Balaikota Semarang, Hendi menyebutkan robot tersebut juga dirancang untuk melakukn pendataan masyarakat yang datang dengn berbagai keperluannya. "Salah satu fiturnya juga bisa mendata masyarakat dengan memindai KTP siapa saja yang menggunakan layanan robot ini," terang Hendi.

Hendi menekankan alasan pengembangan sistem robot ini salah satunya adalah juga untuk menekan potensi penyebaran COVID-19 dalam kegiatan pelayanan publik.

"Kami coba robot ini bisa bekerja dengan sistem touchless atau tanpa sentuhan, sehingga benar-benar tepat manfaat di era pandemi COVID-19 yang belum usai ini," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian TU Kepala Daerah dan Staf Ahli, Sarifa menyebutkan penerapan sistem robot dalam pelayanan tamu di Kantor Wali Kota Semarang akan segera difungsikan.

"Nanti akan difungsikan untuk mendukung pendataan tamu, keperluan tamu, dan data-data lain, yang kesemuanya diharapkan mampun menyempurnakn cara-cara konvensional dalam melayani tamu Kepala Daerah," terangnya.

Sementara itu, yang lain mengatakan bahwa anjing robot itu mirip dengan yang ditampilkan dalam serial film fiksi-sains, Dystopian Black Mirror. 

Dalam episode Metalhead, karakter utama terlihat berusaha untuk melarikan diri dari kejaran robot kaki empat yang ganas, di tengah keruntuhan peradaban manusia.

Saat ini, NYPD mengatakan kontraknya dengan Boston Dynamics - dilaporkan bernilai US$ 94.000 atau sekitar Rp1,35 miliar, dan awalnya dijadwalkan beroperasi hingga Agustus 2021.

Namun, pengoperasiannya telah dihentikan pada awal April 2021.

Seorang juru bicara walikota New York City Bill de Blasio, mengatakan kepada media AS bahwa dia "senang Digidog itu ditangguhkan".

"Itu menyeramkan, mengasingkan, dan mengirimkan pesan yang salah ke warga New York," sebutnya.

Sementara itu, yang lain mengatakan bahwa anjing robot itu mirip dengan yang ditampilkan dalam serial film fiksi-sains, Dystopian Black Mirror. 

Dalam episode Metalhead, karakter utama terlihat berusaha untuk melarikan diri dari kejaran robot kaki empat yang ganas, di tengah keruntuhan peradaban manusia.

Saat ini, NYPD mengatakan kontraknya dengan Boston Dynamics - dilaporkan bernilai US$ 94.000 atau sekitar Rp1,35 miliar, dan awalnya dijadwalkan beroperasi hingga Agustus 2021.

Namun, pengoperasiannya telah dihentikan pada awal April 2021.

Seorang juru bicara walikota New York City Bill de Blasio, mengatakan kepada media AS bahwa dia "senang Digidog itu ditangguhkan".

"Itu menyeramkan, mengasingkan, dan mengirimkan pesan yang salah ke warga New York," sebutnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASA Ajak Pelajar Rancang Robot Penggali Bulan

Gedung 7.600 Ton di Shanghai Berjalan ke Lokasi Baru dengan 198 Kaki Robot

Ada Penyandang Disabilitas yang Kendalikan Robot Pelayan Kafe di Jepang