Bisa Servis Mobil hingga Belanja, Elon Musk Bakal Buat Robot Manusia



 menyampaikan rencananya untuk game slot online membangun humanoid yang dalam gambarannya akan melakukan tugas-tugas manusia yang membosankan, seperti memperbaiki mobil atau berbelanja. 

Melansir DW Indonesia, Minggu (22/8/2021), robot yang akan dinamai "Tesla Bot" itu dirancang untuk mengerjakan tugas-tugas berbahaya, berulang-ulang, atau pekerjaan membosankan yang tidak semua orang mau melakukannya. Hal ini disampaikan Musk saat menjadi pembicara di Tesla AI Day di San Francisco, AS, pada Kamis (19/08).

"Tesla bisa dibilang sebagai perusahaan agen slot online robotika terbesar di dunia karena mobil adalah robot setengah hidup di atas roda," ujarnya.Masuk akal untuk membuat itu ke dalam bentuk humanoid."

Musk mengatakan tersebut akan berwarna hitam dan putih, serta memiliki tinggi sekitar 172 cm dengan bentuk menyerupai manusia dan bisa mengerjakan beragam tugas mulai dari memasang baut ke mobil dengan kunci pas atau berbelanja ke pertokoan.

BACA JUGA : 

Ada Robot Pembawa Makanan Restoran di Bandara Seattle


Orang terkaya nomor dua di dunia versi Forbes ini juga menekankan bahwa penting baginya untuk membuat harga robot itu "tidak terlalu mahal.”

"Robot ini akan berdampak besar terhadap perekonomian,” ungkap Musk seraya menyinggung tentang persaolan kurangnya tenaga kerja.

 Menangapi rencana ambisius Musk, Profesor Teknik Komputer & Elektro Universitas Carnegie Mellon, Raj Rajkumar, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan pertanyaan besar akan rencana tersebut.

Pasalnya, setiap rencana yang diungkapkan kerap bombastis tetapi biasa saja saat sudah terealisasi.

"Saya mengatakan kita perlu setidaknya lebih dari 10 tahun sebelum robot humanoid dari perusahaan mana pun yang ada di muka bumi ini untuk bisa ke toko dan berbelanja untuk anda,” tutur Rajkumar.

Musk telah menyulap perusahaan mobil listriknya, Tesla, menjadi salah satu produsen mobil terkemuka di dunia. Pada bulan lalu Tesla dilaporkan memecahkan rekor keuntungan kuartal pertamanya sebesar US$1 miliar (Rp14 triliun).

Tak hanya Tesla, Musk juga memiliki SpaceX, perusahaan yang bersaing di pasar komersial kedirgantaraan.

Dalam kesempatan ini, Musk juga meluncurkan Dojo, chip yang dirancang sendiri untuk komputer berkecepatan tinggi, untuk melatih sistem kemudi otomatis mobil Tesla.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASA Ajak Pelajar Rancang Robot Penggali Bulan

Gedung 7.600 Ton di Shanghai Berjalan ke Lokasi Baru dengan 198 Kaki Robot

Ada Penyandang Disabilitas yang Kendalikan Robot Pelayan Kafe di Jepang